Pernah dengar istilah “desil” tapi bingung apa maksudnya dan kenapa penting untuk bansos? Banyak orang yang mengajukan bantuan sosial ditolak hanya karena desil mereka terlalu tinggi. Padahal, mengetahui posisi desil keluarga bisa membantu memperkirakan peluang lolos sebagai penerima bantuan.
Desil adalah sistem pemeringkatan kesejahteraan keluarga yang digunakan pemerintah untuk menentukan siapa yang berhak menerima bansos. Keluarga Indonesia dibagi menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat ekonomi, dari desil 1 (termiskin) hingga desil 10 (terkaya).
Kabar baiknya, sekarang mengecek desil tidak perlu lagi datang ke kelurahan atau kantor Dinsos. Cukup menggunakan smartphone, posisi desil keluarga bisa diketahui dalam hitungan menit.
Nah, artikel ini akan membahas cara cek desil bansos 2026 lewat HP dengan berbagai metode, lengkap dengan penjelasan arti setiap desil dan cara memperbaiki data jika ada kesalahan.
Apa Itu Desil Bansos dan Mengapa Penting?

Sebelum mengecek desil, penting untuk memahami konsep dasar sistem pemeringkatan kesejahteraan ini.
Pengertian Desil Kesejahteraan
Desil adalah pembagian 10 kelompok kesejahteraan masyarakat berdasarkan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Pemerintah mengumpulkan informasi tentang kondisi ekonomi keluarga seperti penghasilan, aset, kondisi rumah, pendidikan, dan kepemilikan barang berharga.
Dari data tersebut, setiap keluarga diberi skor yang kemudian diurutkan dari yang paling rendah hingga tertinggi. Pembagiannya: desil 1 mencakup 10% penduduk termiskin, desil 2 untuk 10% berikutnya, dan seterusnya hingga desil 10 untuk 10% penduduk terkaya.
Sistem ini dikelola oleh Kementerian Sosial dan terintegrasi dengan Dukcapil untuk memastikan akurasi data kependudukan. Pemutakhiran desil dilakukan secara berkala setiap 3-6 bulan sekali atau saat ada perubahan signifikan dalam kondisi ekonomi keluarga.
Fungsi Desil untuk Program Bantuan Sosial
Desil menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial. PKH (Program Keluarga Harapan) menyasar keluarga di desil 1-3, BPNT untuk desil 1-4, dan BLT untuk desil 1-4, berdasarkan kriteria Kemensos dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru.
Semakin rendah nomor desil, semakin besar peluang untuk menerima bantuan. Keluarga di desil 5 ke atas umumnya tidak termasuk dalam prioritas penerima bansos reguler, kecuali program khusus seperti subsidi energi atau bantuan darurat.
Mengetahui posisi desil membantu keluarga untuk realistis dalam mengajukan bantuan. Jika berada di desil tinggi, energi bisa dialihkan untuk mencari program lain yang lebih sesuai dengan kondisi ekonomi.
Kategori Desil dan Kriteria Penerimanya
Pemahaman tentang kategori desil membantu mengetahui peluang mendapatkan bantuan sosial.
| Desil | Kategori | Karakteristik | Program yang Tersedia |
|---|---|---|---|
| Desil 1 | Sangat Miskin | Penghasilan minimal, rumah tidak layak, tanpa aset | PKH, BPNT, BLT, PIP, KIP Kuliah, Sembako |
| Desil 2 | Miskin | Penghasilan tidak tetap, rumah sederhana | PKH, BPNT, BLT, PIP, Subsidi Listrik |
| Desil 3 | Hampir Miskin | Penghasilan pas-pasan, rentan jatuh miskin | PKH, BPNT, PIP, Subsidi Listrik |
| Desil 4 | Rentan Miskin | Penghasilan cukup tapi tidak stabil | BPNT, Subsidi Listrik, Subsidi Pupuk |
| Desil 5-7 | Menengah Bawah | Penghasilan stabil, punya aset sederhana | Subsidi BBM, Subsidi Listrik (terbatas) |
| Desil 8-10 | Menengah ke Atas | Penghasilan tinggi, punya aset berharga | Tidak termasuk penerima bansos reguler |
Perlu dicatat bahwa kriteria ini bersifat dinamis dan bisa berubah sesuai kebijakan pemerintah. Beberapa daerah juga menerapkan kriteria tambahan untuk program bansos lokal.
Cara Cek Desil Bansos Lewat HP

Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk mengecek posisi desil keluarga secara online.
Cek Desil via Website DTKS Kemensos
Metode paling akurat adalah melalui portal resmi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial milik Kementerian Sosial.
- Buka browser di HP (Chrome, Firefox, atau Safari)
- Akses situs dtks.kemensos.go.id
- Pilih menu “Cek Data Penerima Bantuan”
- Masukkan NIK kepala keluarga (16 digit)
- Ketik nomor Kartu Keluarga lengkap
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik tombol “Cek Data”
- Tunggu beberapa detik hingga hasil muncul
- Lihat informasi desil di kolom “Peringkat Kesejahteraan”
- Catat nomor desil dan status bantuan yang sedang diterima
Jika data tidak muncul atau muncul pesan error, kemungkinan NIK atau nomor KK belum terdaftar di DTKS. Dalam hal ini, perlu melakukan pendaftaran atau pemutakhiran data ke kelurahan terdekat.
Cek Desil via Aplikasi Cek Bansos
Pemerintah juga menyediakan aplikasi resmi yang lebih user-friendly untuk pengecekan bansos dan desil.
- Download aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan skip tutorial jika sudah pernah pakai
- Pilih menu “Cek Penerima Bansos” di halaman utama
- Input NIK kepala keluarga dengan benar
- Masukkan nomor Kartu Keluarga
- Pilih provinsi dan kabupaten/kota domisili
- Tekan tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan profil keluarga
- Scroll ke bawah untuk melihat “Tingkat Kesejahteraan (Desil)”
- Cek juga daftar bantuan yang sudah atau sedang diterima
Aplikasi ini juga menampilkan riwayat penerimaan bansos, sehingga bisa digunakan untuk memantau status pencairan bantuan yang sedang berjalan.
Cek Desil via SMS Gateway Dinsos
Beberapa daerah menyediakan layanan cek desil melalui SMS untuk masyarakat yang tidak memiliki akses internet stabil.
- Buka aplikasi SMS atau pesan di HP
- Ketik format: CEK[SPASI]NIK[SPASI]NO.KK
- Contoh: CEK 3201234567891234 3201234567890123
- Kirim ke nomor SMS gateway Dinsos daerah setempat
- Tunggu balasan otomatis dalam 1-3 menit
- SMS balasan akan menampilkan nama, alamat, dan desil
- Simpan SMS sebagai bukti untuk keperluan pengajuan bantuan
Nomor SMS gateway berbeda-beda tiap daerah. Cek nomor resmi di website Dinsos provinsi atau kabupaten/kota masing-masing. Hindari menggunakan nomor yang didapat dari broadcast atau grup WhatsApp karena bisa jadi penipuan.
Cek Desil via WhatsApp Dinsos
Metode ini semakin populer karena lebih interaktif dan bisa langsung berkonsultasi jika ada masalah.
- Cari nomor WhatsApp resmi Dinsos di website dinsos.go.id atau akun media sosial resmi
- Simpan nomor tersebut di kontak HP
- Buka WhatsApp dan chat nomor yang sudah disimpan
- Ketik “Halo” atau “Info Desil” untuk memulai percakapan
- Bot otomatis akan memberikan panduan
- Kirim NIK kepala keluarga sesuai instruksi
- Kirim nomor Kartu Keluarga saat diminta
- Tunggu sistem memproses data (30 detik – 2 menit)
- Bot akan mengirim informasi desil dan status bansos
- Jika ada pertanyaan, bisa langsung tanya ke operator yang standby
Layanan WhatsApp biasanya aktif pada jam kerja (Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB). Di luar jam tersebut, bisa menggunakan bot otomatis yang tetap bisa melayani pengecekan data dasar.
Cara Membaca Hasil Pengecekan Desil
Setelah berhasil mengecek, penting untuk memahami informasi yang ditampilkan.
Informasi yang Muncul di Hasil Pengecekan
Hasil pengecekan desil umumnya menampilkan beberapa data penting seperti nama kepala keluarga, alamat lengkap sesuai KK, jumlah anggota keluarga yang terdaftar, nomor desil (1-10), status penerima bansos aktif, dan program bantuan yang pernah diterima.
Selain itu, beberapa sistem juga menampilkan skor kesejahteraan dalam bentuk angka. Skor ini yang menentukan posisi desil keluarga. Semakin rendah skor, semakin rendah desil dan semakin tinggi prioritas untuk menerima bantuan.
Pastikan untuk mengecek keakuratan semua informasi yang ditampilkan. Jika ada data yang salah seperti jumlah anggota keluarga tidak sesuai atau alamat masih menggunakan alamat lama, segera ajukan pemutakhiran data.
Arti Status Penerima Bansos
Di bagian status bantuan, biasanya ada beberapa keterangan yang perlu dipahami. Status “Aktif” berarti keluarga sedang menerima bantuan dan pencairannya berjalan normal. Status “Nonaktif” menandakan bantuan sudah berhenti atau belum dimulai.
Status “Pending” atau “Menunggu Verifikasi” artinya pengajuan sedang dalam proses dan belum disetujui. Sementara status “Ditolak” berarti pengajuan tidak lolos seleksi dengan berbagai alasan yang biasanya dijelaskan di kolom keterangan.
Untuk status “Graduated” atau “Lulus”, ini menunjukkan keluarga dianggap sudah tidak memenuhi syarat karena kondisi ekonomi membaik. Ini adalah hal positif meski harus melepas bantuan sosial.
Perbedaan Desil dengan Decile dan Kuintil
Sering kali orang mencampuradukkan istilah-istilah ini karena memang mirip fungsinya.
Desil membagi populasi menjadi 10 kelompok (dari kata “deci” yang berarti sepuluh), sedangkan decile adalah istilah bahasa Inggris untuk desil yang artinya sama persis. Jadi desil dan decile bukan dua hal berbeda, hanya beda bahasa saja.
Sementara kuintil membagi populasi menjadi 5 kelompok besar (dari kata “quint” yang berarti lima). Kuintil 1 setara dengan desil 1-2, kuintil 2 setara desil 3-4, dan seterusnya. Beberapa negara menggunakan kuintil, tapi Indonesia menggunakan desil untuk presisi yang lebih tinggi.
Ada juga istilah persentil yang membagi menjadi 100 kelompok. Namun untuk program bansos, pemerintah Indonesia konsisten menggunakan sistem desil karena dianggal paling efektif dan tidak terlalu rumit untuk dikelola dalam skala nasional.
Faktor yang Mempengaruhi Penentuan Desil
Mengetahui faktor penilaian membantu memahami kenapa keluarga berada di desil tertentu.
Kondisi Ekonomi Keluarga
Penghasilan bulanan adalah faktor utama yang dinilai. Keluarga dengan total penghasilan di bawah Rp1.500.000 per bulan umumnya masuk desil 1-2. Penghasilan Rp1.500.000-Rp3.000.000 biasanya di desil 3-4, sementara di atas Rp5.000.000 cenderung masuk desil 6 ke atas.
Jenis pekerjaan juga berpengaruh. Pekerja informal tanpa penghasilan tetap seperti buruh harian atau pedagang kecil mendapat skor lebih rendah dibanding pegawai tetap atau PNS. Jumlah tanggungan keluarga juga diperhitungkan – semakin banyak anggota keluarga yang belum produktif, skor kesejahteraan semakin rendah.
Kepemilikan Aset dan Barang Berharga
Survei DTKS mencatat kepemilikan kendaraan bermotor, peralatan elektronik, dan barang berharga lainnya. Keluarga yang memiliki mobil, motor lebih dari satu unit, atau elektronik mewah seperti AC dan kulkas akan mendapat skor lebih tinggi.
Luas tanah dan bangunan rumah juga menjadi pertimbangan. Rumah dengan luas di bawah 50 meter persegi dan tanpa sertifikat mendapat poin lebih rendah. Kondisi bangunan seperti jenis dinding (tembok permanen vs kayu/bambu), lantai (keramik vs tanah), dan atap (genteng vs seng) turut dinilai.
Akses terhadap Layanan Dasar
Keluarga yang memiliki akses air bersih dari PDAM mendapat skor lebih tinggi dibanding yang menggunakan sumur atau air sungai. Penggunaan listrik PLN juga dinilai – semakin besar daya listrik yang terpasang, semakin tinggi skornya.
Akses sanitasi seperti kepemilikan jamban pribadi dengan septic tank dinilai lebih baik dibanding MCK umum atau tidak punya toilet. Jarak ke fasilitas kesehatan dan pendidikan juga diperhitungkan dalam beberapa versi survei DTKS.
Cara Mengajukan Perubahan Data Desil
Jika data desil tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, ada prosedur untuk memperbaikinya.
Pemutakhiran Data DTKS
Langkah pertama adalah mengajukan pemutakhiran data ke kelurahan atau desa setempat dengan membawa dokumen pendukung.
- Siapkan dokumen: KTP, KK, foto rumah (tampak depan, ruang tamu, dapur, kamar mandi)
- Datang ke kantor kelurahan pada jam kerja
- Minta formulir pemutakhiran data DTKS
- Isi formulir dengan data terkini dan lengkap
- Lampirkan foto dokumen dan foto kondisi rumah
- Serahkan ke petugas pendataan atau sekretaris kelurahan
- Minta tanda terima pengajuan sebagai bukti
- Tunggu petugas melakukan survei lapangan (7-14 hari)
- Setelah survei selesai, data akan diinput ulang ke sistem
- Proses sinkronisasi dengan database pusat memakan waktu 30-60 hari
Selama masa transisi, data lama masih yang terpakai untuk penentuan bansos. Data baru baru akan berlaku setelah sistem pusat selesai memperbarui database.
Pengaduan Data Tidak Akurat
Jika merasa data desil terlalu tinggi padahal kondisi ekonomi sangat sulit, bisa mengajukan pengaduan resmi.
Hubungi call center Kemensos di 1500-899 atau email ke [email protected] dengan menyertakan NIK, nomor KK, foto kondisi rumah, dan penjelasan detail mengapa data dianggap tidak sesuai. Sertakan juga bukti penghasilan seperti slip gaji atau surat keterangan dari RT/RW tentang kondisi ekonomi keluarga.
Tim verifikasi akan menindaklanjuti dalam 14 hari kerja. Jika pengaduan valid, akan ada survei ulang oleh petugas lapangan. Hasil survei ulang akan menjadi dasar pembaruan data di sistem DTKS.
Cara Menurunkan Desil untuk Lolos Bansos
Pertanyaan ini sering muncul, namun perlu dipahami bahwa desil adalah hasil penilaian objektif.
Klarifikasi: Desil Tidak Bisa Dimanipulasi
Klaim bahwa ada cara untuk “menurunkan desil dengan trik tertentu” adalah tidak akurat dan menyesatkan. Berdasarkan regulasi Kemensos, desil ditentukan oleh kondisi ekonomi riil yang diverifikasi melalui survei langsung dan pencocokan data dengan berbagai database pemerintah.
Mencoba memanipulasi data seperti menyembunyikan aset atau memberikan keterangan palsu adalah tindakan ilegal yang bisa dikenakan sanksi. Pasal 12 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin menyebutkan bahwa pemalsuan data untuk mendapat bantuan sosial dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana.
Yang Bisa Dilakukan Secara Legal
Jika kondisi ekonomi keluarga memang benar-benar menurun, pastikan perubahan tersebut tercatat dalam data DTKS. Misalnya kehilangan pekerjaan, sakit berkepanjangan, atau bencana yang merusak harta benda – segera laporkan ke kelurahan untuk pemutakhiran data.
Ikuti survei DTKS dengan jujur dan transparan. Jangan menyembunyikan informasi penting yang bisa mempengaruhi penilaian. Petugas survei terlatih untuk menilai kondisi riil keluarga, jadi informasi yang diberikan harus akurat.
Untuk keluarga yang berada di desil 5-6 namun sedang mengalami kesulitan ekonomi sementara, bisa mengajukan bantuan sosial khusus atau program darurat yang tidak terlalu ketat dalam hal batasan desil.
Program Bansos untuk Setiap Kategori Desil
Meski prioritas utama di desil rendah, ada program yang bisa diakses oleh berbagai tingkat kesejahteraan.
| Program Bantuan | Desil yang Berhak | Nominal/Bentuk | Periode |
|---|---|---|---|
| PKH (Program Keluarga Harapan) | Desil 1-3 | Rp3.000.000 – Rp10.000.000/tahun | 4 tahap per tahun |
| BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) | Desil 1-4 | Rp200.000/bulan | Bulanan |
| BLT (Bantuan Langsung Tunai) | Desil 1-4 | Rp300.000 – Rp600.000/bulan | Sesuai program khusus |
| PIP (Program Indonesia Pintar) | Desil 1-4 | Rp450.000 – Rp1.000.000/tahun | Per semester |
| KIP Kuliah | Desil 1-4 | UKT + living cost Rp700.000/bulan | Per semester selama kuliah |
| Subsidi Listrik 900 VA | Desil 1-5 | Gratis atau diskon 50% | Bulanan |
| Subsidi Pupuk | Desil 1-6 (petani) | Harga pupuk bersubsidi | Sesuai musim tanam |
| BPJS Kesehatan PBI | Desil 1-4 | Iuran ditanggung pemerintah | Bulanan |
Program-program ini bisa saling tumpang tindih, artinya satu keluarga bisa menerima beberapa bantuan sekaligus selama memenuhi kriteria masing-masing.
Tips Memastikan Data Desil Selalu Update
Data yang akurat memastikan keluarga mendapat hak bansos yang sesuai.
Rutin Cek Data Setiap 3 Bulan
Jadwalkan pengecekan desil secara berkala minimal setiap 3 bulan sekali atau saat ada perubahan signifikan dalam keluarga. Perubahan yang perlu dicatat antara lain kelahiran atau kematian anggota keluarga, perpindahan tempat tinggal, perubahan pekerjaan atau penghasilan, dan perubahan kondisi rumah atau aset.
Simpan tangkapan layar hasil pengecekan sebagai dokumentasi. Ini berguna untuk membandingkan perubahan data dari waktu ke waktu dan menjadi bukti jika ada dispute atau ketidaksesuaian data.
Laporkan Perubahan Kondisi Ekonomi
Jika mengalami penurunan ekonomi drastis seperti PHK, kebangkrutan usaha, atau musibah yang menghilangkan aset, segera laporkan ke kelurahan. Jangan tunggu jadwal survei rutin karena bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Siapkan bukti pendukung seperti surat keterangan PHK dari perusahaan, laporan kerugian usaha, atau surat keterangan bencana dari RT/RW. Dokumen ini mempercepat proses verifikasi dan pemutakhiran data.
Ikuti Survei DTKS dengan Kooperatif
Ketika petugas survei datang ke rumah, sambut dengan baik dan berikan informasi yang jujur. Jangan mencoba menyembunyikan atau mengada-ada kondisi ekonomi karena petugas biasanya sudah memiliki checklist dan berpengalaman menilai kondisi riil.
Tunjukkan kondisi rumah apa adanya, jelaskan sumber penghasilan dengan transparan, dan sebutkan semua anggota keluarga yang tinggal serumah. Data yang akurat dari survei langsung ini yang akan menentukan desil keluarga untuk 1-2 tahun ke depan.
Kontak Layanan Informasi Desil dan DTKS
Jika mengalami kendala atau butuh bantuan lebih lanjut terkait desil dan data DTKS.
- Call Center Kemensos: 1500-899 (Senin-Jumat, 08.00-16.00 WIB)
- WhatsApp Kemensos: 0811-1022-210
- Email Pengaduan DTKS: [email protected]
- Email Umum: [email protected]
- Website DTKS: dtks.kemensos.go.id
- Website Cek Bansos: cekbansos.kemensos.go.id
- Kantor Dinsos Kabupaten/Kota: Sesuai domisili KTP
- Kantor Kelurahan/Desa: Untuk pemutakhiran data langsung
Simpan kontak-kontak ini di HP agar mudah dihubungi saat diperlukan. Untuk pertanyaan yang membutuhkan jawaban cepat, WhatsApp atau call center adalah pilihan terbaik.
Kesimpulan
Mengecek desil bansos kini sangat mudah dilakukan lewat HP tanpa perlu datang ke kantor pemerintah. Cukup dengan NIK dan nomor KK, posisi desil keluarga bisa diketahui dalam hitungan menit melalui website DTKS, aplikasi Cek Bansos, SMS gateway, atau WhatsApp Dinsos. Mengetahui desil membantu menentukan kelayakan untuk berbagai program bantuan sosial yang tersedia.
Pastikan data yang tercatat di DTKS selalu akurat dengan rutin mengecek dan melaporkan setiap perubahan kondisi ekonomi keluarga ke kelurahan. Semakin rendah desil, semakin besar peluang mendapat bantuan pemerintah. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu memahami sistem desil dengan lebih baik. Terima kasih sudah membaca!
Sumber dan Referensi:
- Kriteria desil dan program bansos berdasarkan data Kemensos per Januari 2026 dan dapat berubah sesuai kebijakan terbaru
- Prosedur pengecekan mengacu pada panduan resmi dtks.kemensos.go.id
- Informasi program bantuan dari berbagai peraturan Kemensos dan kementerian terkait
Disclaimer: Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan regulasi dan sistem DTKS yang berlaku per awal 2026. Kategori desil, kriteria penilaian, dan jenis program bantuan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah pusat atau daerah. Untuk informasi paling akurat dan terkini, disarankan untuk mengecek langsung melalui website resmi dtks.kemensos.go.id atau menghubungi call center Kemensos di 1500-899.
FAQ Seputar Cek Desil Bansos
Desil tidak berubah setiap bulan. Pemutakhiran data DTKS biasanya dilakukan secara berkala setiap 3-6 bulan sekali atau saat ada survei nasional. Perubahan desil baru terjadi jika ada pembaruan data yang signifikan seperti perubahan kondisi ekonomi, jumlah anggota keluarga, atau kepemilikan aset.
Namun, jika keluarga mengalami perubahan drastis seperti kehilangan pekerjaan atau musibah, bisa mengajukan pemutakhiran data luar jadwal ke kelurahan. Setelah diverifikasi dan disetujui, desil bisa berubah dalam 30-60 hari setelah data masuk ke sistem pusat Kemensos.
Ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Pertama, data yang tercatat di DTKS belum diperbarui dan masih menggunakan data lama saat kondisi ekonomi keluarga masih baik. Kedua, penilaian tidak hanya dari penghasilan, tapi juga kepemilikan aset seperti motor, TV, kulkas, atau kondisi bangunan rumah yang dinilai masih layak.
Ketiga, bisa jadi ada kesalahan input data saat survei sebelumnya. Solusinya adalah mengajukan pemutakhiran data ke kelurahan dengan membawa bukti kondisi ekonomi terkini seperti slip gaji, surat keterangan penghasilan, atau surat keterangan tidak mampu dari RT/RW. Petugas akan melakukan survei ulang untuk memverifikasi kondisi sebenarnya.
Untuk bansos reguler seperti PKH, BPNT, dan BLT, desil 5 umumnya tidak masuk kriteria penerima karena program tersebut menyasar desil 1-4. Namun, desil 5 masih bisa mendapatkan bantuan tertentu seperti subsidi listrik 900 VA, subsidi pupuk untuk petani, atau program bantuan khusus yang tidak terlalu ketat batasan desilnya.
Selain itu, saat ada program bantuan darurat seperti BLT BBM atau bantuan bencana alam, kadang kriterianya diperluas hingga desil 6 atau 7 tergantung kebijakan pemerintah dan ketersediaan anggaran. Jadi tetap pantau informasi program bansos baru melalui website Kemensos atau Dinsos daerah.
Jika NIK belum terdaftar di DTKS, hasil pengecekan akan menampilkan pesan “Data tidak ditemukan” atau “NIK tidak terdaftar”. Dalam hal ini, keluarga perlu mendaftar terlebih dahulu ke DTKS dengan cara datang ke kelurahan membawa KTP, KK, dan foto rumah.
Petugas kelurahan akan mencatat data dan menjadwalkan survei lapangan. Setelah survei selesai dan data diinput ke sistem, tunggu sekitar 30-60 hari hingga data tersinkronisasi dengan database pusat. Setelah itu baru bisa melakukan pengecekan desil melalui aplikasi atau website resmi. Tidak ada biaya untuk pendaftaran DTKS, semuanya gratis.
Ya, hasil pengecekan desil melalui website atau aplikasi resmi bisa dijadikan referensi untuk mengetahui kelayakan mengajukan bantuan. Namun, untuk pengajuan resmi bansos, yang dibutuhkan adalah data di sistem internal Kemensos yang diakses langsung oleh petugas, bukan screenshot hasil pengecekan mandiri.
Screenshot hasil cek desil bisa digunakan sebagai bukti awal saat konsultasi dengan pendamping PKH atau petugas Dinsos, tapi bukan dokumen wajib. Yang lebih penting adalah memastikan NIK dan KK sudah terdaftar dengan benar di DTKS dengan desil yang memenuhi syarat program bantuan yang diajukan.